| 9 Views

Rusaknya Adab Generasi Muda dalam Sistem Sekuler

Oleh: Ai Rahmawati

Lagi-lagi datang pemberitaan yang miris dan menyedihkan. Siswa SMAN 1 Purwakarta menunjukkan sikap tidak pantas kepada salah satu guru. Dalam sebuah video viral yang beredar, terlihat beberapa siswa mengacungkan jari tengah kepada guru tersebut. Itu bukan sekadar lelucon, tetapi sudah menyangkut adab sebagai murid yang seharusnya bersikap sopan santun, berperilaku baik kepada guru, dan menghormatinya. Namun, tidak sedikit generasi saat ini yang sangat minim adab kepada guru maupun orang tua.

Seharusnya, dengan bersekolah, adab dan perilaku akhlak siswa juga mencerminkan pribadi yang terpelajar. Didikan orang tua dan guru menjadi benteng dalam bersikap dan berperilaku kepada orang lain, termasuk kepada mereka yang lebih tua.

Siswa tersebut akhirnya meminta maaf kepada guru atas perbuatannya, dan pihak sekolah juga telah memberikan sanksi berupa skorsing selama 19 hari. Hal ini juga disorot langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Terkait pemberitaan ini, beliau mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak saat ini. Ia juga menyampaikan bahwa skorsing dari pihak sekolah bukanlah hukuman yang dapat membuat siswa jera, melainkan mengusulkan hukuman berupa membersihkan halaman sekolah dan kamar mandi hingga siswa tersebut berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi (Tribunnews, Sabtu, 18/04/2026).

Inilah buah dari sistem kapitalis yang melahirkan generasi yang memisahkan agama dari kehidupan. Tontonan yang memengaruhi generasi saat ini membuat mereka disibukkan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat serta melalaikan kewajiban yang seharusnya dilakukan. Demi konten, untuk mendapatkan simpati dan menjadi viral, adab tidak lagi dijadikan prioritas utama dalam kehidupan. Bahkan, sebagian besar adab sudah hilang dari anak-anak saat ini. Padahal, menghormati guru di sekolah sama artinya dengan menghormati orang tua di rumah.

Generasi saat ini disibukkan dengan cara untuk menjadi viral tanpa memikirkan konsekuensi dari perbuatannya. Sistem yang ada benar-benar membuat generasi muda lemah dan mudah diperdaya melalui gaya hidup, fesyen, makanan, idola, pergaulan bebas, pinjol (pinjaman online), pacaran, dan lain-lain. Permasalahan generasi muda saat ini begitu mengakar, termasuk kurangnya adab yang mencerminkan kepribadian dan identitas diri.

Menurut pandangan Islam, adab dijunjung tinggi dan harus diterapkan dalam kehidupan manusia. Akidah Islam merupakan fondasi kehidupan yang mencerminkan seorang muslim, yang kemudian melahirkan pola pikir dan pola sikap, hingga akhirnya memunculkan adab dalam setiap aktivitas.

Adab juga memiliki posisi yang tinggi, bahkan di atas ilmu. Dalam Islam, salah satu teladan yang sangat luar biasa adalah Rasulullah SAW. Islam mengajarkan perilaku yang baik, baik secara lisan maupun sikap, termasuk menghormati guru sebagai sikap yang harus ditanamkan dalam diri setiap individu. Dengan jasanya, guru memberikan ilmu, membimbing untuk berbuat baik, serta mengajarkan berbagai wawasan dan pengetahuan baru. Oleh karena itu, jika kita tidak taat dan tidak menghormati guru, maka ilmu yang bermanfaat akan sulit didapatkan. Salah satu ayat dalam Al-Qur’an juga menjunjung tinggi nilai seorang guru.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِذَا قِيْلَ لَـكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَا فْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَـكُمْ ۚ وَاِ ذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَا نْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ ۙ وَا لَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ ۗ وَا للّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, ‘Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,’ maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, ‘Berdirilah kamu,’ maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadilah [58]: 11)

Wallahu a’lam bishawab.


Share this article via

0 Shares

0 Comment