| 3 Views

Valverde Menit 90+4, Madrid Bangkit di Balaídos: Menang 2-1 atas Celta, Jarak ke Barcelona Tinggal Satu Poin

CendekiaPos - VIGO — Di Estadio Abanca-Balaídos, Real Madrid seperti sedang berjalan di tepi jurang. Dua kekalahan beruntun membuat perburuan gelar La Liga terasa mulai licin. Skuad pun compang-camping: sembilan pemain absen karena cedera dan sanksi. Lalu pada Jumat malam waktu setempat, ketika laga tampak akan berakhir imbang, satu tembakan jarak jauh—yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan—membuat Madrid kembali bernapas.

Federico Valverde mencetak gol di menit 90+4, mengantar Real Madrid menang 2-1 atas Celta Vigo. Kemenangan ini menghentikan rentetan dua kekalahan, sekaligus menjaga Madrid tetap menempel Barcelona di puncak klasemen.

Gol cepat Tchouaméni, Celta membalas—Madrid mulai gelisah

Madrid sebenarnya memulai laga dengan tanda-tanda “serius”. Aurélien Tchouaméni membawa tim tamu unggul lebih dulu pada menit ke-11 lewat tembakan yang menuntaskan rangkaian bola mati/kreasi serangan cepat.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Borja Iglesias menyamakan skor pada menit ke-25 setelah Williot Swedbergmenusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan rendah—membuat pertahanan Madrid terlambat mengantisipasi pergerakan di kotak penalti.

Dalam laporan pertandingan, kesalahan juga diarahkan pada Trent Alexander-Arnold yang dinilai ikut berperan dalam rangkaian gol Celta—membiarkan bola direbut kembali sebelum assist dikirimkan.

Babak kedua: Madrid menguasai, tapi tak “menggigit”

Setelah turun minum, Madrid lebih banyak mengontrol permainan—tetapi tanpa peluang bersih yang benar-benar mematikan. Vinícius Júnior baru mencatat tembakan tepat sasaran pertama Madrid di babak kedua pada menit ke-57, ketika ia melepas sepakan rendah dari luar kotak penalti yang masih bisa diamankan kiper.

Celta sendiri nyaris mencuri kemenangan di akhir laga. Iago Aspas, yang masuk sebagai pemain pengganti, sempat mengenai tiang gawang pada menit ke-88 lewat serangan balik cepat.

Menit 90+4: Valverde, defleksi, dan seisi stadion membeku

Laga seperti sudah mengarah ke skor imbang. Tapi pada menit 90+4, Valverde mencoba peruntungan dari jarak jauh. Bola membentur pemain bertahan dan mengecoh penjaga gawang—gol yang membuat bangku Madrid meledak, sementara tribun tuan rumah mendadak senyap.

Masih ada drama: Madrid sempat menunggu apakah VAR akan memanggil wasit untuk meninjau potensi pelanggaran dalam proses menuju gol. Namun intervensi itu tidak datang. Peluit akhir segera menyusul, dan perasaan kontras pun terlihat jelas—lega di kubu Madrid, terpukul di kubu Celta.

Celta striker Borja Iglesias mengakui kekalahan itu menyakitkan karena datang di detik terakhir.

Dampak klasemen: Madrid menempel, Barcelona tetap memimpin

Hasil ini membuat Barcelona memimpin dengan 64 poin, hanya satu poin di atas Real Madrid (63). Barcelona dijadwalkan menghadapi Athletic Bilbao pada Sabtu. Celta tetap berada di posisi keenam dengan 40 poin.

Tanda masih ada kehidupan di perburuan gelar

Kemenangan di Vigo bukan sekadar tiga poin. Ini semacam pesan bahwa Madrid belum menyerah—bahkan saat daftar absen panjang dan permainan tak selalu mulus. Dan di fase musim ketika gelar sering ditentukan oleh satu momen kecil, Madrid baru saja mendapatkannya: sebuah tembakan Valverde yang “membelokkan nasib” di menit 90+4.


Share this article via

0 Shares

0 Comment