| 31 Views

Tragedi Tiara: Cermin Buram Kehidupan Sekuler-Liberal

Oleh: Raina Syam

Tiara Angelina Saraswati (25) Wanita cantik yang menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh kekasihnya membuat geger masyarakat Indonesia. Potongan tubuhnya ditemukan di semak-semak atau jurang di Pacet, Mojokerto. Puluhan bagian itu ternyata tidak semua bagian tubuh korban melainkan masih ada ratusan potongan tubuh lainnya di kost mereka bersama.

Motif pelaku melakukan tersebut karena sakit hati, juga banyaknya tuntutan ekonomi. Pelaku melakukan ini pada Minggu (31/8) dini hari di kost mereka. Korban ditikam dengan pisau dapur hingga kehabisan darah. Lalu setelahnya pelaku memotong-motong tubuh korban di kamar mandi. Naudzubillahmindzalik. (DetikNews 8/8/2025)

Pelaku dan korban merupakan sepasang kekasih yang memilih untuk tinggal bersama atau istilah anak zaman sekarang yaitu living together atau kata orang zaman dulu kumpul kebo. Bebasnya kehidupan saat ini membuat perbuatan tersebut menjadi sesuatu yang biasa saja dilakukan di zaman sekarang.

Sekulerisme-liberalisme yang mencengkram kehidupan masyarakat saat ini membuat seseorang bebas melakukan apapun sesukanya tanpa lagi meninjau dari sisi agama. Umat islam benar-benar dibuat tidak beragama dan bermoral oleh sistem saat ini. Zina hingga kumpul kebo yang dinormalisasi dikalangan masyarakat menjadi trend toxic saat ini. Aktivitas pacaran yang isinya tidak afdol jika tidak melakukan hubungan suami istri menjadi keharusan dikalangan anak muda sekarang.

Tidak ada upaya Negara untuk menjadikan rakyatnya memiliki pemahaman yang benar menjalani hidup. Individu yang sangat minim keimanan bukan menjadi tanggungjawab negara. Negara rasanya ogah mengurusi hal-hal semacam itu karena tidak adanya manfaat disana. Zina yang sudah jelas menjadikan masyarakat rusak pun tidak tergolong tindak pidana yang pantas mendapatkan hukuman yang membuat jera.

Saat ini banyak nya kasus pembunuhan yang berawal dari zina tidak menjadikan seseorang takut atau jera, justru malah semakin banyak kasus yang serupa yang terus terjadi. Inilah bukti sistem yang di anut negara saat ini tidak akan memeberi efek jera bagi pelaku maupun sesorang yang punya niat melakukannya.
Islam sudah menekankan bagaimana hubungan laki-laki dan perempuan sebelum menikah. Larangan Khalwat dan ikhtilat yang di peruntukan bagi umatnya untuk menjaga kehormatan. Larangan mendekati zina ini adalah bentuk kasih sayang Allah pada umatnya agar tidak terperosok ke dalam dosa besar. Pentingnya umat islam memiliki benteng keimanan dan ketakwaan yang kuat, pun memiliki rasa takut kepada Allah.

Sebagai umat islam yang Allah sudah bekali dengan seperangkat aturan, harusnya kita ketika melakukan sesuatu harus bersandarkan pada Al-Quran dan  As-Sunnah. Perintah dan larangan Allah yang di serukan pada kita umat nya bukan untuk membuat kita susah tapi justru ketika kita memakai aturan itu dalam hidup kita maka hidup kita akan lurus.


Share this article via

51 Shares

0 Comment