| 260 Views

Stop Bullyng! Makin Merajalela

Oleh : Priha Rohani 
Jama'ah Khairunissa dan Ibu Rumah Tangga

Setelah memperingati hari anak sedunia, namun kasus bullying sampai saat ini terus terjadi.

Hal ini perlu diperhatikan sekali karena kasus ini terus terjadi berulang-ulang.

Baru-baru ini kasus bullying terjadi menggemparkan daerah Subang dan sekitarnya.

Di lansir kompas.com (26/11/2024), bocah berumur 9 tahun menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.

Mirisnya lagi korban bullying sampai meninggal dunia.

Sebelum meninggal inisial ARO (9) sempat menjalani perawatan di ICU selama 3 hari. Makin kesini kasus bullying makin banyak terjadi.

Ada apa dengan generasi saat ini? 

Pertama, bisa jadi karena lingkungan, bahkan pola asuh orang tua.

Kedua, bisa karena tontonan gadget saat ini.
Kita perlu extra memperhatikan anak-anak, termasuk pola asuhnya.

Disini peran orang tua sangat penting karena pendidikan pertama sebelum di sekolah adalah di rumah.

Mau jadi apa generasi selanjutnya kalau dari pendidikan di rumah saja tidak ada. Tidak ada pondasi agama yang cukup untuk anak,
Unset cover

Bahkan sangat nyata dan fakta bahwa anak zaman sekarang lebih cenderung main gadget. Terkadang tontonan anak pun menjadi pemicu anak menjadi pelaku bullying.

Ketidak hadiran figure orang tua juga bisa jadi pemicu mereka menjdi pelaku.

Menanggapi kasus bullying ini ada dalil Al-Qur'an. "Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena ) boleh jadi mereka (yang mengolok-olok ).
(TQS.Al-hujjurat :11).

Dalam Islam saling menyayangi itu perlu bahkan kepada minoritas pun kita harus tetap berbuat baik, tidak boleh menghina. Apalagi ini kepada saudara muslim kita sendiri.

Pondasi anak ialah dibekali ilmu agamanya sebanyak- banyaknya dan dibekali aqidah yang kuat.

Karena peran orang tua itu penting mau diarahkan kemana, orang tualah yang mengarahkannya.

Membuat generasi yang yang baik akhlaknya, soleh dan solehah itu tergantung dari didikan orang tuanya.

Memang perlu pengorbanan yang besar dalam mendidik mereka, apalagi di sistem saat ini serasa dibuat lelah dan cemas.

Karena anak itu ibarat kertas putih bersih dan orang tua adalah penanya. Tulisan apa yang akan di catat maka akan tertulis di dalam kertas kosong tersebut.

Jadi jika orng tua sering menasehati dengan membekali ilmu -ilmu agama. Maka aqidahnya akan Kokoh dan menjauhkan anak dari perbuatan tercela dan dosa besar. Jangankan memukul fisik dan membunuh.

Dalam Islam haram bagi mereka berkata kasar,
dan menghina bahkan dengan hati yang iri dengki.

Dengan orangtua fokus mendidik anak-anak akan jauh lebih baik mencegah bahkan mengurangi tingkat kasus pembullyan saat ini.

Walaupun mendidik anak saat ini begitu sulit di era sistem kapitalis saat ini. Semoga Allah memudahkan kita orang tua untuk mendidik mereka Dengan lebih baik lagi.

Semoga dengan banyaknya kasus bullying ini menjadi sebuah perhatian besar, untuk orang tua dalam menjaga dan mendidik mereka sesuai syariat Allah.

Karena Islam hadir bukan hanya sekedar agama, namun Islam adalah agama yang sempurna tanpa cacat.

Dalam mendidik anak Islam memiliki peraturannya. Tanpa harus kita repot-repot mencari sendiri. Semoga Allah memudahkan kita dalam mendidik anak.

Dan menjadikan generasi saat ini menjadi generasi yang cemerlang berahlak baik. Waalhualam bii ashawab


Share this article via

177 Shares

0 Comment