| 3 Views

Menjelang 22 April 2026: Gelombang Pertama Haji Berangkat, Asrama Haji Mulai “Hidup” Lagi

CendekiaPos - Malam-malam menjelang akhir April biasanya punya rasa yang sulit dijelaskan bagi calon jemaah haji. Di rumah-rumah sederhana hingga kompleks perumahan, koper besar mulai berdiri di sudut ruang tamu. Plastik identitas koper ditempel rapi. Obat-obatan disusun dalam pouch kecil. Ada yang masih latihan jalan kaki pelan-pelan, ada yang mengulang hafalan doa—bukan karena lupa, tetapi karena hati sedang menyiapkan diri untuk perjalanan paling sakral.

Tahun ini, momen itu punya tanggal yang jelas: gelombang pertama pemberangkatan haji 1447 H/2026 M dimulai pada Rabu, 22 April 2026, dengan rute dari Indonesia menuju Madinah.

Asrama Haji Mulai Ramai Sehari Sebelumnya

Sebelum pesawat lepas landas, ada satu pintu yang harus dilewati semua jemaah: asrama haji. Pemerintah menetapkan 21 April 2026 sebagai hari masuk asrama untuk jemaah yang berangkat di awal gelombang pertama. Biasanya di sinilah suasana berubah: koper ditimbang, dokumen diperiksa, kesehatan dicek ulang—dan di antara antrean itu, ada air mata yang diam-diam jatuh ketika keluarga mengucap salam perpisahan.

Di asrama, semuanya seperti bergerak dengan ritme yang khas. Petugas memanggil kloter, jemaah diarahkan ke kamar, pembekalan dilakukan, lalu waktu terasa cepat—karena setelah ini, perjalanan betul-betul dimulai.

22 April–6 Mei 2026: Gelombang I Berangkat Bertahap

Rencana resmi perjalanan haji menyebut gelombang pertama berlangsung dari 22 April hingga 6 Mei 2026, diberangkatkan bertahap dari berbagai embarkasi di Indonesia menuju Madinah.

Bagi jemaah, gelombang pertama biasanya terasa “lebih tenang” karena tiba di Madinah lebih dulu—menyesuaikan diri, beribadah di Masjid Nabawi, memperkuat fisik, dan menata ritme sebelum memasuki fase yang lebih padat di Makkah.

Dari Madinah Menuju Makkah: Pergerakan Mulai 1 Mei 2026

Setelah beberapa hari di Madinah, rombongan gelombang pertama kemudian bergerak menuju Makkah secara bertahap. Jadwal RPH menyebut pergerakan gelombang I dari Madinah ke Makkah dimulai 1 Mei 2026.

Biasanya di fase inilah jemaah mulai merasakan perubahan suasana: dari kota yang teduh dan lapang menuju kota yang semakin ramai karena jutaan orang dari seluruh dunia bergerak ke arah yang sama.

Gelombang II Menyusul: Mulai 7 Mei 2026 Langsung ke Jeddah

Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan mulai 7 Mei 2026, dengan rute langsung ke Jeddah (kemudian menuju Makkah). Pola dua gelombang ini dilakukan agar arus kedatangan lebih tertata dan pelayanan di Tanah Suci lebih terkendali.

Yang Paling Berat Bukan Koper, Tapi Doa dan Perpisahan

Bagi banyak keluarga, yang paling berat menjelang 22 April bukan menyiapkan koper—melainkan menyiapkan hati. Ada orang tua yang menahan haru di depan anaknya. Ada pasangan yang saling menguatkan tanpa banyak kata. Ada anak yang mendadak jadi “dewasa” karena harus melepas ayah atau ibunya menunaikan rukun Islam kelima.

Dan bagi jemaah sendiri, hari-hari ini seperti lembar terakhir sebuah penantian panjang. Sebagian sudah menunggu bertahun-tahun. Sebagian lagi baru mendapat kesempatan setelah berkali-kali menunda. Namun ketika tanggal sudah ditetapkan, semuanya terasa nyata: ini bukan lagi rencana—ini panggilan.

Dengan gelombang pertama dimulai 22 April 2026 dan masuk asrama pada 21 April 2026, fase paling menegangkan sekaligus paling mengharukan dalam perjalanan haji kembali dimulai.
Di tengah daftar barang bawaan, jadwal kloter, dan pemeriksaan dokumen, ada satu hal yang tak tertulis tapi selalu hadir: harapan agar perjalanan ini bukan sekadar sampai Tanah Suci, melainkan sampai pada titik paling dalam—haji yang mabrur.

Jika Anda mau, saya bisa buatkan versi feature yang lebih “sinema” (lebih banyak adegan: suasana asrama, momen keluarga melepas di bandara, dan doa-doa yang terucap), tetap berangkat dari jadwal resmi RPH.


Share this article via

4 Shares

0 Comment