| 541 Views

BBM Naik, Barang-Barang Ikut Mahal

Oleh : Sri Lestari 
Muslimah Peduli Umat

Kenaikan BBM nonsubsidi pertamax menjadi Rp13.700 per liter. Bbm naik akan berdampak pada ekonomi dan semua barang akan ikut dampak kenaikannya. Lantas bagaimana dengan rakyat kecil atas kenaikan BBM ini? Karena mereka akan merasakan kesulitan dengan penghasilan yang tidak bertambah, tapi dengan kebutuhan ekonomi yang terus meningkat dan terus mencekik masyarakat kecil.

Kenaikan BBM, siapa yang diuntungkan? Harga BBM yang mengikuti harga perekonomian yang naik sangat menguntungkan pihak tertentu. Menanggapi kenaikan BBM ini sangat memperihatinkan dan mengakibatkan kondisi masyarakat sangat terpuruk dengan kebijakan ini. Setiap kebijakan pemerintah seharusnya mengacu pada amanah pasal 33 UUD 1945 ayat 2 yang berbunyi, "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasi oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Mahalnya BBM yang merangkak naik akan disusul dengan kenaikan harga kebutuhan pokok. Akibatnya kesengsaraan hidup makin dirasakan oleh masyarakat. 

Mahalnya BBM bukan karena negeri ini miskin akan minyak, akar masalahnya terletak pada paradigma dan visi misi tata kelola minyak sangat kapitalistik, dan siapa yang paling diuntungkan atas kenaikan BBM ini? Ya, tentu saja swasta dan asing yang diuntungkan.

Rakyat yang terzalimi sistem kapitalisme, dengan kebijakan ini sangat membuat rakyat menderita karena tidak memikirkan dampak bagi masyarakat ke bawah dengan ekonomi berkecukupan dan serba kekurangan. 

Dalam pandangan Islam, bahwasanya minyak bumi dan gas adalah milik umum yang harus  diserahkan kepada negara untuk kemakmuran rakyatnya. Rasulullah saw. bersabda, "Kaum muslimin berserikat dalam tiga hal, yaitu padang rumput, air, dan api." (HR. Ahmad).

BBM adalah salah satu energi yang dihasilkan oleh api, tidak boleh diserahkan kepada individu, swasta ataupun asing.

Hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat. Masyarakat akan diberikan cuma-cuma hanya membayar biaya pengelolaannya saja dan pemerintah tidak boleh mengambil keuntungan atas itu, negara berkewajiban mengelola mendistribusikan hasil  minyak bumi kepada masyarakat dengan adil dan secara merata.

Dengan kelola yang berlandaskan pada syariat Islam, negara memberikan harga yang murah dan terjangkau oleh masyarakat. Dalam Islam, minyak bumi dan gas alam adalah harta milik umum yang pengelolaannya dikelola langsung oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

Wallahualam bissawab.


Share this article via

142 Shares

0 Comment