| 79 Views
Solusi Dua Negara, Apakah Bisa?
Oleh: Nur Fauzi H
Pendakwah Muda
Apakah kita masih bertanya tentang solusi apa yang tepat untuk Palestina? Iya, pastinya bukan solusi dua negara. Pernyataan terkait solusi dua negara kembali terdengar. Kali ini disampaikan Presiden Republik Indonesia, Probowo Subianto. Bahkan ia berargumentasi akan mengakui Israel, jika Israel mau mengakui Palestina. Hal itu ia nyatakan dalam keterangan pers yang juga dihadiri oleh Presiden Republik Prancis di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 28 Mei 2025. Bahkan Ketua Bidang Hubungan Kerja Sama Internasional MUI, pun ikut berkomentar yang senada menandakan persetujuannya.
Miris memang, tapi inilah faktanya. Mereka para tokoh yang sejatinya merepresentasikan perjuangan dan keadilan malah bertoleransi pada penjajahan. Bahwa Israel yang sesungguhnya merebut paksa tanah Palestina. Menjajah masyarakat Palestina yang telah menolong mereka saat dunia menolak kehadirannya. Oleh karena itu, solusi dua negara, apakah bisa?
Sangat tidak benar jika solusi dua negara adalah jalan keluarnya, karena itu sama saja kita mengakui eksistensi para penjajah tanah Palestina. Israel tidak paham bahasa diplomasi, mereka hanya paham bahasa pedang dan senjata api. Mengusir dan memerangi Israel menjadi solusi paling tepat dan relevan.
Sebagaimana yang dijelaskan pada tafsir Al-Quran surah al-Baqarah ayat 190-191, yang artinya, “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan bunuhlah mereka di mana kamu temui mereka, dan usirlah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Dan janganlah kamu perangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu, maka perangilah mereka. Demikianlah balasan bagi orang kafir.”