| 18 Views
Tidak Harus Menunggu Lulus untuk Mulai Berbisnis, di Masuda Kost ada Batagor Kekinian yang Membawa Misi SDGs
CendekiaPos - Bogor - Di Masuda Kost, mahasiswa bukan hanya belajar mengejar nilai di kelas. Mereka juga belajar mengejar makna—menjadi generasi yang berani memulai, peka terhadap kebutuhan sekitar, dan punya karya yang bisa dirasakan langsung oleh orang lain. Salah satu contoh yang paling mencuri perhatian dalam Masuda Fest Ramadhan 2026 adalah munculnya tim wirausaha muda: BataGoals.
Mereka datang bukan sekadar membawa dagangan, tetapi membawa cerita: tentang inovasi, keberanian memulai, dan semangat keberlanjutan.
BataGoals digawangi oleh empat mahasiswa Masuda Kost, yaitu: Rayana, Mumtaz, Mayra, Galuh. Keempatnya menjadi “mesin awal” yang meracik konsep, menyiapkan produk, hingga menjalankan grand opening di momen War Takjil Masuda.
Apa itu BataGoals?
BataGoals adalah gabungan dari dua kata yang sengaja dipilih untuk menyimpan pesan.
-
“Bata” berasal dari batagor.
-
“Goals” merujuk pada target SDGs (Sustainable Development Goals).
Karena itu, pada logo mereka tersemat simbol SDGs ke-12: Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan. Artinya, BataGoals tidak ingin hanya dikenal sebagai makanan enak, tetapi juga sebagai usaha yang membawa nilai: peduli terhadap keberlanjutan.
Bagi tim ini, jualan bukan cuma soal keuntungan. Jualan juga soal kesadaran: bagaimana produk dibuat, dikonsumsi, dan bagaimana usaha kecil bisa ikut berkontribusi pada kebaikan yang lebih luas.
Kenapa memilih Batagor?
Batagor adalah makanan khas Bandung yang sudah sangat dikenal dan disukai banyak orang. Ia mudah diterima, familiar, dan punya pasar luas.
Namun BataGoals tidak berhenti pada “yang biasa”. Mereka memilih batagor, tetapi menghadirkannya dengan sesuatu yang berbeda.
Jika umumnya batagor disajikan dengan bumbu kacang, BataGoals hadir dengan inovasi yang lebih “kekinian”: yaitu kuah kari creamy keju
Dua kuah ini menjadi pembeda yang membuat orang penasaran sejak pertama dengar. GImana? ngiler kan? hehe ...
Dari apa BataGoals terbuat?
BataGoals menggunakan daging ayam sebagai bahan utama, serta memberikan sentuhan yang membuat rasa lebih “berisi”: tambahan ayam suwir di dalamnya.
Kombinasi ini menghadirkan cita rasa baru: batagor yang tetap “batagor”, tapi punya karakter khas—lebih creamy, lebih hangat, dan terasa lebih modern tanpa kehilangan identitasnya.
Bagaimana BataGoals akan berkembang?
Untuk tahap awal, fokus BataGoals adalah mahasiswa sebagai target pasar utama. Tim ingin membangun branding lebih dulu agar BataGoals semakin dikenal.
Ke depannya, mereka berkomitmen untuk terus belajar, melakukan evaluasi, dan mengembangkan produk agar BataGoals memiliki cita rasa khas dan bisa menjadi ikon kuliner yang dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Kesan dan Pesan di Masuda Fest Ramadhan 2026
Bagi tim BataGoals, War Takjil Masuda menjadi momen yang sangat spesial karena:
-
menjadi grand opening, dan
-
pengalaman pertama melihat respons konsumen secara langsung.
Awalnya, mereka sempat mempertimbangkan untuk menunda opening karena masih kekurangan beberapa peralatan memasak. Namun, pihak Masuda dinilai sangat suportif, memberi dukungan penuh, dan membantu memfasilitasi alat masak serta dapur yang dibutuhkan.
Harapan mereka: semoga kegiatan War Takjil Masuda bisa terus berlanjut dan diadakan pada tahun berikutnya, karena kegiatan ini sangat mendukung dan memberi dampak positif bagi mahasiswa yang baru memulai usaha untuk belajar dan berkembang.
Nah, Ternyata Tidak Harus Menunggu Lulus untuk Mulai Berbisnis
BataGoals menunjukkan satu hal penting: mahasiswa tidak harus menunggu lulus untuk mulai berkarya. Kadang usaha besar dimulai dari dapur kecil, dari peralatan seadanya, dari keberanian yang tumbuh karena lingkungan yang mendukung.
Di Masuda Kost, dukungan itu bukan teori—ia nyata.
Dan BataGoals—Rayana, Mumtaz, Mayra, dan Galuh—adalah salah satu yang memulai. Mari kita doakan anak-anak penerus bangsa yang luar biasa ini.