| 23 Views
Ramadhan Fest 2026 di Masuda Kost Meriah: Lebih dari 400 Peserta, 350 Paket Ramadan, Sahur Gratis sampai Diantar Mudik
CendekiaPos - CIBANTENG, BOGOR — Ramadan di Masuda Rukost, Kost-an dekat IPB di tahun ini terasa seperti “rumah kedua” yang benar-benar hidup. Bukan hanya karena suasananya ramai, tetapi karena kebersamaan di dalamnya terasa nyata: dari war takjil yang menyedot ratusan peserta, berbagi paket Ramadan untuk warga, hingga tradisi hangat sahur bersama gratis yang membuat para penghuni—yang akrab disebut MASUDAwan dan MASUDAwati—merasa tidak sekadar tinggal, tetapi bertumbuh.
Kemeriahan itu terpusat dalam agenda Ramadhan Fest 2026, sebuah rangkaian event yang mempertemukan warga sekitar, anak-anak kost, dan manajemen Masuda Land dalam satu ruang silaturahmi dan kepedulian.
War Takjil Lebih dari 400 Peserta: Ramadan Jadi Ajang Ketemu, Bukan Cuma Buru Takjil
Salah satu momen paling “pecah” dalam Ramadhan Fest 2026 adalah war takjil yang diikuti lebih dari 400 peserta, gabungan dari warga sekitar dan penghuni Masuda Rukost.
Yang unik, war takjil di Masuda bukan sekadar rebutan makanan. Ia berubah jadi panggung interaksi: orang saling sapa, bercanda, dan tertawa bareng. Anak kost yang biasanya sibuk kuliah mendadak “lepas” dalam suasana kampung Ramadan yang hangat.
“Masuda itu kalau Ramadan beda. Ramai, tapi terasa keluarga,” celetuk salah satu MASUDAwati sambil menenteng takjil, diiringi tawa teman-temannya.
Masuda Land Berbagi 350 Paket Ramadan untuk Warga Cibanteng Bogor
Di tengah euforia festival, Masuda Land juga menegaskan sisi lain dari Ramadan: kepedulian sosial. Tahun ini, manajemen Masuda Land menyalurkan 350 paket Ramadan untuk warga sekitar Cibanteng.
Bagi warga, bantuan ini bukan hanya paket. Ia simbol bahwa Masuda bukan “pendatang” di kampung, melainkan bagian dari lingkungan—tetangga yang hadir dan peduli.
Ramadhan Fest Melahirkan Calon Pengusaha Baru: “BataGoals” Jadi Bintang
Ramadhan Fest 2026 juga memunculkan kejutan manis: lahirnya calon-calon pengusaha baru dari anak-anak Masuda.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah produk batagor dengan gaya unik: kuah creamy keju dengan tambahan ayam suwir di dalamnya. Namanya pun bikin senyum: “BataGoals.”

Produk ini digawangi oleh Rayana, Mumtaz, Mayra, dan Galuh—yang memadukan kreativitas anak muda dengan momentum Ramadan. Di tengah festival, “BataGoals” menjadi semacam ikon kecil bahwa Masuda bukan sekadar tempat tinggal, tapi tempat lahirnya ide dan keberanian mencoba.
Sahur Bersama Gratis 15 Hari Pertama: Momen yang Bikin Rindu
Tak kalah menyentuh adalah tradisi Sahur Bersama yang digelar gratis selama 15 hari pertama Ramadan, sebelum banyak penghuni mulai pulang kampung.
Di momen itu, Masuda terasa seperti rumah keluarga besar: makan sahur bareng, saling menyemangati, lalu siap menjemput hari dengan aktivitas masing-masing. Bagi anak rantau, sahur gratis bukan sekadar makanan—melainkan rasa: “Kamu nggak sendirian.”
Para MASUDAwan dan MASUDAwati menyebut momen ini sebagai salah satu bagian paling “ngangenin” dari Ramadan di Masuda.
Bapak Kost Antar Anak Kost Pulang Kampung: “Kosan Mana yang Mau Kayak Gini?”
Menjelang akhir Ramadan, cerita Masuda makin menghangatkan hati. Pak Dedy, sosok yang disebut anak-anak sebagai Bapak Kost, tak hanya menjadi tuan rumah Ramadhan Fest, tetapi juga turut mengantarkan anak-anak kost pulang kampung ke bandara.

Salah satu testimoni datang dari Mala dan Aqil saat rombongan Bangka telah tiba di tujuan:
“Terima kasih buat Bapak Kost dan Masuda Team sudah antar kita ke bandara, dan kita udah sampai di Bangka. Kosan mana yang mau anterin mahasiswanya pulang? ya Masuda lah. Kosan berkelas, jelaslah!”
Sementara Ela, salah satu anak Masuda yang mudik, menambahkan:
“Masuda ada banyak banget kebaikan yang diberikan Masuda buat kami, mulai dari sahur gratisnya, war takjil, festival Ramadan dan sekarang ternyata dianterin pulang kampung.”
Berikut daftar sebagian penghuni yang mudik dan diantar:
-
Ardio ➡️ Padang
-
Mala ➡️ Bangka
-
Aqil ➡️ Bangka
-
Nugroho ➡️ Pekanbaru
-
Farel ➡️ Pekanbaru
-
Yusuf ➡️ Padang
-
Rizky ➡️ Lampung
-
Kayla ➡️ Pekanbaru
-
Syifa ➡️ Lampung
-
Nayla ➡️ Lampung
-
Nesya ➡️ Lampung
- dan lain-lain
Ramadan di Masuda, Bukan Sekadar Event—Tapi Ekosistem Kebaikan
Dari war takjil yang mengundang ratusan orang, 350 paket Ramadan untuk warga, lahirnya “BataGoals” sebagai bibit wirausaha, sahur gratis yang merangkul anak rantau, hingga tradisi mengantar mudik—Ramadhan Fest 2026 di Masuda Rukost menunjukkan satu hal:
Masuda tidak ingin hanya dikenal sebagai tempat tinggal.
Masuda ingin menjadi tempat yang membuat orang merasa pulang, bertumbuh, dan bermanfaat.
Dan mungkin itulah sebabnya, kalimat yang sering terdengar dari anak-anak Masuda bukan lagi promosi—tetapi pengakuan yang jujur dari Mala, mahasiswa IPB rantau dari Bangka: “Kost berkelas, jelaslah Masuda.” (CR)