| 91 Views

Kesejahteraan Rakyat Hanya Akan Terwujud Dengan Sistem Yang Benar

Oleh: Aisyah amira

Martapura (Selasa, 16-03-25) Siang. Tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (TPPKK). Kabupaten Banjar menggelar rapat Konsultasi Tahun 2015 di Mahligai Sultan Adam lantai 2 REDAKSI 8 COM BANJAR. 

Kegiatan tersebut dihadin para kepala Satuan Perang Dacrah (SKPD) serta jajaran pengurus TP PKK kabupaten Banjar, kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Rapat konsultasi ini mengusung tema "Penguatan tahanan pangan ckonomi keluarga dan Pendidikan karakter melalui pemberdayaan ke jahteraan keluarga". Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan sosial dan pembangunan yang dihadapi masyarakat kabupa Banjar saal ini.

H. Saidi Mansyur Bupati Kabupaten Banjar, Memberikan dukungan penuh atas terselenggara- rapat konsultan ini. Ia diwakili H. Ikhwan syah penjabat (PJ) Sekertaris Daerah Kabupaten Banjar yang hadir sekaligus memberikan arahan. Ujarnya. Rapal konsultasi ini memiliki arti penting sebagai sarana evaluasi sekaligus penyusunan Program kerja PKK. Pkk bukan sikedar organisasi pemberdayaan keluarga. Tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun ketahanan sosial. 

Sementara itu Roro Adisan selalu setertari TPPKK kabupaten Banjar menjelaskan
bahwa rapat konsultasi ini merupakan momentum penting bagi Pkk untuk memperkuatbperan di Masyarakat. Menurut Roro dengan dukungan pemerintah daerah serta sinergi bersama SKPD terkait. Progam PKK Semakin tepat sasaran. la menekankan perlu iovas di setiap Bidang agar Pkk mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
   
Selama rapat konsultasi berlangsung penggurus Pkk dan para Pemangku kepentingan mewarnai & rapat konsultasi dengan diskusi aktif. Berbagai usulan program dan strategi pun dibahas, dimulai dan ada.

Pelatihan keterampilan ekonomi produktif bagi para ibu rumah tangga program pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan masyarakat, hingga kampanye pendidikan karakter untuk anak anak usia sekolah. Dengan adanya rapat konsultasi ini diharapkan TP PKK Kabupaten Banjar Semakin memperkokoh sebagai penggerak pembanggun berbasis keluarga Sekaligus mendukung terwujud masyarakat Banjar yang lebih sejahtera sehat dan mandiri.
     
Dengan sistem sekuler kapitalis, sistem yang diterapkan pada saat ini,  dimana sistem tersebut tidak menciptakan perdamaian juga kesejahteraan di tengah tengah masyarakat pada saat ini, yang ada malah menciptakan liberalisasi salah satunya dalam pergaulan sehingga banyak persoalan yang timbul di tengah-tengah masyarakat, contoh pernikahan dini, anak putus sekolah. Sistem ini pula menjadikan Iemahnya etonomi masyarakat.
  
Di balik lelahnya ekonomi masyarakat, keadaanpun serba mahal. Contoh: Bahan pokok, biaya pendidikan biaya kesehatan juga minimnya Ketersediaan lapangan kerja. Itu menyulitkan para kepala keluarga untuk memberikan nafkah keluarga. Kebutuhan hidup / makan pun sangat minimalis tanpa pertimbangan asupan gizi dan anggota keluarga dengan hal seperti ini memicu stunting makin meningkat.
   
Kader PKK berperan aktiv dalam hal upaya mengatasi persoalan. Persoalan sistemik, seperti di atas. Akan tetapi, waktu di selidiki ternyata peranan aktiv tersebut tidak bisa mengatasi berbagai persoalan tersebut. Kenapa kama peranan tersebut tidak menyentuh akar permasalahan, Karna mengatasi permasalahan tidak cukup melalui edukasi, pendampingan dan pemberdayaan masyarakas saja, akan tetapi upaya upaya itu harus menyentuh kebijakan yang berkaitan dengan mas alah tersebut.
     
Pernikahan dini, putustersebut, stunting dan ekonomi maryarakat selama kebijakan masih berpijak pada sekuler kapitalis problem ini tidak akan berhenti tetapi akan terus berlanjut.
   
Akan tetapi jika sistem islam diterapkan dalam mengatur kehidupan itu akan berpijak pada hukum syara bukan yang lain. Islam Juga Mengatur dalam wujud memenuhi gharizah nau, Islam mengatur pergaulan sosial, hingga pemikahan Islam tidak membalasi usia pernikahan Namun, Sistem islam menjamin Masyarakat terjaga kehormatannya scbelum menikah. sistem islam juga memberikan edukasi tentang apa tujuan menikah, hak dan kewajiban suami istri setelah menikah.
    
Islam mendorong masyarakal untuk selalu menuntut ilmu sibagao penguat dan panggilan iman dan bekal dalam berumah tanggal dan beraktivitas lainnya, sitem islam memberikan anggaran Pendidikan yang menjamin para pelajar terpenuhi hak dasar umat untuk memperoleh pendidikan sehingga tidak ada namanya putus sekolah. Islam juga menjatur dalam SD tidak dikelola secara sembarangan. SDA di kelola oleh Negara bukan di kelola pihak konglomerat, dengan itu islam menjamin kesejahteraan denga para kepala keluarga mencari nafkah.

Wallahu 'a'lam bisshoab.


Share this article via

87 Shares

0 Comment