| 141 Views
Insiden Guru Dan Murid Marak Terjadi, Dunia Pendidikan Sedang Tidak Baik Baik Saja
Tangkapan layar saat kepala sekolah Dini Fitria (kanan) dengan siswanya Indra Lutfiana Putra sepakat berdamai setelah melalui proses mediasi. (Instagramandrasoni12)
Oleh: Mirna
Viral di tengah masyarakat mengenai Insiden guru dan murid yang baru saja terjadi di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten. Walaupun sebenernya penomena ini Bukan lah kali pertama terjadi namun selalu saja berulang di sekolah sekolah lain.
Seorang siswa berinisial LP (17) diduga kedapatan merokok di area sekolah saat teman-temannya sedang gotong royong membersihkan sekolah. Pelanggaran yang dilakukan ILP diketahui oleh guru sekaligus kepala sekolah Dini Pitri. ILP sempat ditampar, memicu aksi mogok para siswa dan protes dari orang tua ILP. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/10) (CNN Indonesia Kamis, 16 Okt 2025 )
Bersamaan dengan kasus itu terjadi pula di Pelalawan - Seorang guru di SDN 007 Mayang Sari, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, dilaporkan memukul sejumlah siswa menggunakan sapu saat jam belajar mengajar. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025, dan mencuat ke publik setelah dilaporkan tokoh masyarakat setempat.
Insiden antara guru dan murid hingga sampai melibat kan pihak orang tua, sudah sering terjadi hari ini. bahkan tidak jarang sampai berbuntut pada pengaduan kepada pihak yang berwajib. maraknya kejadian tersebut tentu merupakan bukti bahwa dunia pendidikan saat ini sedang tidak baik baik saja.
Betapa rumitnya posisi pendidikan saat ini, di tambah lagi dengan adanya segelintir orang tua yang tidak lagi sejalan dalam masalah pendidikan anak dengan guru gurunya.sehingga ketika guru ingin menerapkan sangsi atas kesalahan muridnya masih ada orang tua yang tidak bisa menerima. Dan pada akhirnya membuat tergerus nya wibawa seorang guru.
Fenomena ini juga menunjukan bahwa siswa siswi memiliki kebebasan untuk bertindak semaunya walaupun di luar batas etika, sementara para guru pun tidak berdaya dengan perbuatan mereka yang dianggap kelewatan. karena ketika para guru ingin menegakkan kedisiplinan bagi anak didiknya, maka seringkali mendapat pengaduan yang tentunya hal itu akan menjadi sebuah ancaman bagi wibawa dan posisinya sebagai seorang pengajar.
Sistem kapitalis liberal telah berhasil menciptakan generasi yang krisis akan moral dan akhlak. membuat para generasi bebas berbuat apa saja termasuk kerusakan baik itu pada dirinya sendiri ataupun orang lain. Kalau menganalisa kejadian di atas memang asal hukum merokok itu adalah mubah bagi sebagian ulama namun kebiasaan tersebut bisa berdampak bahaya bagi dirinya dan orang sekitarnya.
Apalagi ketika merokok di lakukan di area sekolah yang memang notabene nya dianggap melanggar aturan sekolah.
Jadi merupakan hal yang wajar ketika seorang guru harus memberikan hukuman ataupun sangsi tegas kepada muridnya yang berani melanggar aturan sekolah. Karena ketika berada di lingkungan sekolah murid adalah tanggungjawab dari para guru untuk mengajarkan ilmu kepada anak-anak nya.baik itu menyangkut akademik ataupun adab, dan akhlaknya.
Dunia pendidikan saat ini serasa aneh tapi nyata, semakin tinggi pendidikan yang mereka dapatkan namun semakin tergerus pula akhlak dan moral generasinya.yang jadi pertanyaan ada apa dengan dunia pendidikan, Belasan tahun mengenyam dunia pendidikan namun kebanyakan dari generasi yang kebablasan.entah siapa sebenarnya yang harus bertanggung jawab untuk semua ini apakah murid, orang tua ataupun para guru dalam hal ini.
Dengan insiden yang terus terulang nyata nya baik guru, murid, ataupun orang tua tidak lain hanyalah korban. mereka adalah korban dari kegagalan sistem dunia pendidikan saat ini. Inilah dampak nya ketika aturan agama terpisahkan dari aturan kehidupan dan dari dunia pendidikan.
Maka nilai nilai kebaikan akan hilang di dalamnya.lihat saja disekolah sekolah saat ini dimana ajaran agama di kebiri di dalam kurikulumnya, padahal ilmu agama adalah dasar pondasi utama untuk membentuk karakter/kepribadian yang baik dalam diri anak anak. begitu juga dalam meniti masa depan. karena ketika sebuah pendidikan terpisah dari agamanya maka otomatis akan kering dari nilai kebaikan.
Adanya femahaman liberalisme yang mengatasnamakan hak asasi manusia (HAM) telah melakat di dalam tubuh generasi sehingga mereka bebas untuk berbuat apa saja sesuai dengan kehendak mereka dan jika ada yang berani untuk melarang mereka meskipun itu adalah orang tua mereka sendiri maka harus bersiap untuk di laporkan nauzubillah.
Namun Beginilah fakta hidup di dunia yang berhukum pada hukum buatan manusia yang memiliki keterbatasan. dimana aturan ini hanya berpungsi sebagai regulator bagi musuh musuh Islam. Dengan cara yang samar mereka menyusupkan ide ide sesat kedalam benak umat agar sedikit demi sedikit umat islam masuk kedalam perangkap nya.
Dengan itu semua maka mudah lah mereka untuk mengatur kaum muslim sesuai dengan arahan yang mereka kehendaki, Termasuk dengan merusak moral para generasi generasinya. Sesungguhnya insiden guru, siswa ataupun orang tua tidak lain adalah korban dampak dari pengaruh buruk sistem kufur buatan manusia.
Saat nya umat bangun dan sadar untuk menyuarakan kebenaran yang hakiki yaitu kebenaran yang bersumber dari hukum Allah SWT. Yang maha sempurna Yangtidak akan pernah mendatangkan kemudharatan bagi umat manusia.kerena telah terbukti di dalam sejarah panjang nya.
Semoga dengan adanya berbagai kerusakan yang terbukti nyata di negri ini bisa menjadi kan umat bangkit dengan berfikir cerdas bahwa satu satunya jalan untuk menuju sebuah kebaikan untuk seluruh umat manusia yaitu dengan cara menerapkan hukum syari'at Islam dan menyebarkan nya keseluruh dunia. sebab dengan di terapkan Nya hukum allah dunia pendidikan akan di atur sesuai syariat Islam. Sehingga akan mencegah sekecil apapun berbagai kerusakan yang terjadi di tengah generasi baik itu kerusakan akhlak moral serta fisiknya. Nsebab sejak dini mereka akan di kokohkan dengan pemahaman pemahaman agama.
Wallahu A'lam bissawab