| 75 Views
Generasi Rusak Akibat Penerapan Sistem Kapitalisme
Oleh : Mentari
Sebuah video yang berdurasi 19 detik, viral dimedia sosial menampilkan aksi kekerasan terhadap seorang pelajar yang memakai baju pramuka.
Peristiwa ini terjadi di SMK 2 Negeri 2 Pankep, Sulawesi Selatan. Dalam vidio tersebut, korban berinisial MA (16) dihujani pukulan oleh pelaku berinisial K (16) di jalan raya depan sekolah.
Peristiwa ini terjadi ketika pelaku dan korban berpapasan, lalu saling bersenggolan bah. Dalam peristiwa ini korban ingin menyelesaikan secara baik- baik, tetapi pelaku kemudian mengajak bertemu di luar sekolah dan langsung memukul korban berkali-kali. (Senin 4 Agustus 2025 www.berita satu.com)
Peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh pelajar tidak hanya terjadi di Sulawesi, akan tetapi kejadian juga terjadi di Tanggerang Selatan.
Sebanyak 54 pelajar diamankan oleh pelajara karena diduga ingin melakukan tawuran di wilayah Serpong,Tanggerang Selatan. Polisi menyampaikan, para pelajar sedang berkumpul didekat makam kawasan Cilenggang.
Saat diperiksa, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, enam cerulit, satu bom molotov dan 25 sepeda motor, para remaja mengaku mereka ingin melakukan tawuran. (Megapolitan.kompas.com)
Berbagai fakta generasi saat ini yang kita lihat di media sosial yang melanggar hukum, menggambarkan bahwa saat ini generasi sangat jauh dari nilai islam. Kehidupan generasi dalam sistem kapitalisme diliputi Berbagai persoalan.
Tidak hanya persoalan kekerasan yang dilakukan tetapi berbagai persoalan yang melanggar hukum juga dilakukan seperti narkoba pembegalan dan lainya.
Sistem ini juga menjadikan generasi lemah dalam mengendalikan diri dalam menghadapi persoalan termasuk kecemasan dan katakutan. Sistem pendidikan sekuler kapitalis gagal dalam membentuk generasi yang berkepribadian Islam.
Saat ini output pendididikan sekuler adalah generasi yang tidak mengetahui jati dirinya sebagai seorang muslim. Sehingga yang terjadi adalah tidak paham dalam bagaimana berfikir dan bertindak sesuai dengan tujuan penciptanya.
Disisi lain juga negara fokus ke teknologi dan akademik saja, bisa kita lihat wacana mentri pendidikan akan menerapan coding dan Al jadi, dengan mata pelajaran coding diajarkan di sekolah, ia berharap Indonesia emas benar-benar bisa dicapai.
RI ke depan akan dipenuhi banyak ahli termasuk coding dan machine learning belum lagi negara juga sibuk mengurus MBG, Dari program yang di terapkan bisa kita melihat bahwa perbaikan generasi saat ini hanya berfokus kepada teknologi dan lainya tanpa melihat bagaimana perbaikan akhlak.
Peran penting lingkungan juga sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian generasi, tapi yang terjadi adalah dukungan tersebut tidak ada.
Media sosial hari ini juga bebas dan tidak ada kontrol sehingga berbagai tayangan oleh media, membuat generasi tidak mampu memilih sehingga yang terjadi adalah pemikiran yang merusak generasi.
Berbagai persoalan generasi saat ini, sangat membutuhkan sistem yang mampu memberikan solusi komprehensif, solusi yang harus diterapkan dalam menyelesaikan persoalan ini adalah penerapan islam di bawah institusi negara khilafah.
Islam akan menjadikan negara sebagai penanggung jawab segala urusan, tidak hanya generasi tapi segala aspek kehidupan. Islam juga akan membentuk kepribadian mulia generasi.
Sistem pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada penanaman nilai akademis, tapi juga membentuk kepribadian Islam pada generasi.
Dari sini masyarakat juga memahami Islam, sehingga terjadi suasana generasi dalam ketaatan. Ketika ada pelanggaran maka adanya kontrol dari masyarakat.
Negara Islam juga akan mengontrol media dan tayangan yang boleh di tayangkan dan akan menayangkan tayangan edukasi yang bermanfaat dan dakwah.