| 8 Views
Juventus Curi Tiga Poin di Markas Udinese: Jeremy Boga Jadi Pembeda, Bianconeri Naik ke Empat Besar
CendekiaPos - UDINE — Ada kemenangan yang lahir dari pesta gol, dan ada kemenangan yang datang dari ketegangan—dari laga yang serba “tipis”, di mana satu peluang bisa jadi penentu, dan satu keputusan VAR bisa mengubah emosi satu stadion.
Juventus merasakan jenis kemenangan kedua itu saat bertamu ke Bluenergy Stadium, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Laga pekan ke-29 Serie A tersebut berjalan ketat, tetapi Bianconeri pulang dengan tiga poin setelah menang 1-0atas Udinese. Pembeda malam itu: Jeremy Boga.
Gol yang sederhana, tapi mahal
Juventus langsung mencoba menekan sejak awal. Boga bahkan sudah sempat menguji kiper Udinese Maduka Okoyepada menit ke-14, sebelum peluang berikutnya melenceng dari sasaran.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-38. Kenan Yildiz menusuk hingga garis gawang, mengirim umpan tarik ke depan gawang—dan Boga menyelesaikannya dengan dingin. Gol itu jadi satu-satunya yang tercipta sepanjang laga.
Udinese sempat membalas lewat momen-momen berbahaya. Arthur Atta nyaris menyamakan kedudukan dari bola pantul, sementara Okoye juga beberapa kali menggagalkan Boga yang hampir mencetak gol kedua.
VAR menyelamatkan Udinese, Juventus tetap tahan sampai habis
Babak kedua tidak membuat Juventus lebih nyaman. Udinese langsung mencari gol cepat—Jurgen Ekkelenkampsempat punya peluang emas yang melebar tipis. Juventus pun membalas lewat sundulan Teun Koopmeiners, tetapi bola melayang di atas mistar.
Momen paling dramatis terjadi pada menit ke-70. Juventus sempat merasa menggandakan keunggulan lewat gol Francisco Conceicao setelah menerima umpan terobosan Yildiz. Namun VAR turun tangan dan gol itu dianulir karena offside dalam proses serangan.
Setelah itu, Juventus memilih jalan paling “Italia”: mengunci permainan, menahan tekanan, dan mematikan ritme Udinese sampai peluit akhir. Bahkan di menit-menit terakhir, Fabio Miretti hampir menambah gol lewat tendangan bebas, tetapi bola melambung tipis.
Klasemen: Juventus kembali ke zona Liga Champions
Hasil ini mengangkat Juventus ke peringkat keempat dengan 53 poin, sementara Udinese tertahan di posisi ke-11dengan 36 poin.
Statistik menunjukkan Juventus memang lebih dominan: penguasaan bola 56%, total tembakan 22 (Udinese 10), dan tembakan tepat sasaran 8 (Udinese 2).
Tiga poin yang terasa “berat”, tapi penting
Di musim yang ditentukan oleh detail-detail kecil, Juventus tahu caranya bertahan hidup: menang meski tidak glamor. Satu umpan tarik, satu finishing Boga, satu keputusan VAR yang nyaris mengubah segalanya—dan satu peluit akhir yang membuat Bianconeri bisa tersenyum.